Konferensi “Space Debris” Menyimpulkan Kegiatannya dengan 3 Diskusi Panel Inspiratif dan Kolaborasi di Bidang Pemantauan dan Keberlanjutan Ruang Angkasa.

(SeaPRwire) –   RIYADH, Arab Saudi, 12 Feb. 2024 — Konferensi Sampah Luar Angkasa menandai babak penting dalam mengatasi tantangan mendesak yang ditimbulkan oleh sampah luar angkasa sembari memanfaatkan peluang yang dihadirkan oleh Revolusi Industri keempat untuk mendorong ekonomi ruang angkasa global. Dengan lebih dari 470 pakar, pembicara, dan pemimpin industri yang hadir, sesi di hari terakhir ini membahas inovasi penting yang esensial guna memastikan keamanan dan keberlanjutan aktivitas luar angkasa.

Upacara pembukaan yang dihadiri oleh Menteri Komunikasi dan Teknologi Informasi Saudi, Yang Mulia Ir. Abdullah Alswaha, CEO Badan Antariksa Saudi, Dr. Mohammed Saud Al-Tamimi, dan Sekretaris Jenderal ITU, Doreen Bogdan-Martin.


Upacara pembukaan yang dihadiri oleh Menteri Komunikasi dan Teknologi Informasi Saudi, Yang Mulia Ir. Abdullah Alswaha, CEO Badan Antariksa Saudi, Dr. Mohammed Saud Al-Tamimi, dan Sekretaris Jenderal ITU, Doreen Bogdan-Martin.

Sesi pembukaan, “Teknologi Modern dan Langkah-Langkah Strategis serta Dampaknya terhadap Manajemen Lalu Lintas Luar Angkasa,” menyoroti kemajuan dalam teknologi manajemen lalu lintas luar angkasa, dengan penekanan pada peran kecerdasan buatan dalam menyempurnakan arus lalu lintas luar angkasa dan memprediksi potensi tabrakan guna mengaktifkan strategi penghindaran.

Dalam sesi keenam, “Fokus pada Langit,” peserta membahas pentingnya kesadaran akan luar angkasa dalam memastikan keamanan dan keberlanjutan. Mereka meneliti perkembangan dalam melacak dan memprediksi pergerakan benda langit, dengan menggarisbawahi perlunya kerja sama internasional dalam membangun infrastruktur komprehensif untuk kesadaran akan luar angkasa.

Sesi akhir, “Menuju Solusi Inovatif untuk Tantangan Sampah Luar Angkasa,” menekankan perlunya kerangka kerja legislatif yang efektif dan langkah-langkah pencegahan yang adaptif. Para pembicara menyerukan kolaborasi antara lembaga akademis, badan regulasi, sektor swasta, dan entitas pemerintah guna menyusun peta jalan dalam menghadapi tantangan sampah luar angkasa.

Para peserta mengapresiasi transformasi digital Arab Saudi dan perannya dalam menyelenggarakan konferensi perintis, dengan mengakui sistem kemampuan digital terintegrasi milik Kerajaan yang telah mendorong kemajuan dalam bidang luar angkasa, teknologi, dan inovasi.

Selama konferensi, dua nota kerja sama dan nota kesepahaman ditandatangani dengan NorthStar dan LeoLabs, yang bertujuan untuk meningkatkan kerja sama dalam bidang kesadaran situasi luar angkasa dan pemantauan luar angkasa. Kemitraan ini mencerminkan komitmen untuk bertukar pengetahuan dan meneliti peluang masa depan dalam eksplorasi luar angkasa.

Diskusi ilmiah menghasilkan rekomendasi dan hasil yang mengilustrasikan solusi serta strategi bagi mekanisme tata kelola global yang efektif untuk menghadapi tantangan sampah luar angkasa. Konferensi ini, yang diselenggarakan oleh Badan Antariksa Saudi bekerja sama dengan UNOOSA dan Komisi Komunikasi dan Teknologi Luar Angkasa, menegaskan kembali dedikasi Kerajaan terhadap keberlanjutan lingkungan dan penerapan praktik terbaik dalam ranah satelit untuk tujuan sipil.

Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut.

Sektor: Top Story, Daily News

SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.