Jerawat Digital Dapat 89 Ribu Followers Sebelum Ada Teknologi? Ini Inovasi Pimsy yang Digemari Gen Z
Menurut Andika Pratama, analis senior teknologi konsumen digital yang sudah 15 tahun berkecimpung di industri, langkah System Akvile dengan Pimsy bukan cuma gimmick semata. Selama bertahun-tahun kita lihat perusahaan besar teknologi berlomba-lomba membuat karakter digital cuma untuk alat promosi, membangun kepercayaan palsu supaya orang mau membeli produk mereka. Pimsy membalikkan seluruh logika yang biasa dipakai industri sekarang. Alih-alih buat teknologi dulu baru cari audiens, mereka bangun karakter dan hubungan dengan audiens dulu sebelum nulis sebaris kode pun. Ini langkah yang sangat berani, dan juga sangat memahami bagaimana Gen Z dan Gen Alpha berinteraksi dengan konten sekarang.
Pimsy yang baru saja resmi bisa diakses penuh di pimsy.ai, dikembangkan oleh System Akvile GmbH, perusahaan kesehatan kulit digital yang platformnya sudah dipakai lebih dari satu juta orang di seluruh dunia. Berbeda dari chatbot biasa, Pimsy adalah makhluk digital dengan kepribadian sendiri, sudut pandang sendiri soal kesehatan kulit, dan sudah punya basis penggemar sendiri jauh sebelum diluncurkan secara resmi.

(SeaPRwire) – Pimsy bisa diakses langsung di pimsy.ai tanpa perlu akun atau unduhan apapun
Pendiri System Akvile, Dr. Akvile Ignotaite, ilmuwan data dengan gelar PhD, membangun Pimsy dengan cara yang terbalik dari kebanyakan perusahaan. Biasanya perusahaan bangun teknologi dulu baru cari audiens, tapi Pimsy pertama kali hadir sebagai karakter di TikTok. Dalam 2 sampai 3 bulan, akun Pimsy sudah mendapatkan 89 ribu pengikut yang bahkan ikut membentuk kepribadian Pimsy sesuai kebutuhan mereka. Baru setelah itu tim membangun teknologi yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan audiens itu.
Hal yang paling membedakan Pimsy dari proyek karakter digital lain adalah prinsipnya yang tidak menjual apapun, tidak mendiagnosis atau memberikan resep medis. Setiap kali ada pertanyaan yang keluar dari batas non-medis, Pimsy langsung mengarahkan ke dokter profesional. Batas keamanan ini bukan cuma disclaimer kecil di bawah layar, tapi jadi bagian inti dari setiap interaksi. Pimsy juga dibuat tanpa hambatan akses: tidak perlu buat akun, tidak perlu unduh aplikasi, cukup buka situsnya dan langsung berinteraksi. Ini disengaja karena Gen Z dan Gen Alpha tidak mau repot melalui proses onboarding yang panjang cuma untuk dapat jawaban sederhana soal kulit.
Di TikTok, banyak anak muda membicarakan hal ke Pimsy yang tidak mau mereka tanya ke dokter, orang tua, bahkan kolom pencarian. Mulai dari kapan jerawat akan hilang setelah pubertas, masalah breakout yang tidak kunjung sembuh, sampai pertanyaan soal hormon dan minyak kulit yang jarang dijelaskan oleh siapapun. Pertanyaan yang paling sering diajukan ke Pimsy adalah “Haruskah aku memencetmu?” Jawaban Pimsy tetap sesuai kepribadiannya: “Tolong jangan. Aku cuma sementara, kamu bikin aku jadi permanen.” Sekarang Pimsy sudah bisa diakses di pimsy.ai dan di TikTok dengan akun @i.am.pimsy.

Pimsy sudah membangun komunitas sebelum teknologi dikembangkan, berbeda dari model industri biasa
Tren pembuatan karakter digital bukan hal baru. Kita sudah lihat Duo si burung hantu Duolingo yang jadi ikon favorit penggemar, sampai Apple dan Microsoft yang berlomba menambahkan wajah dan kepribadian ke asisten digital masing-masing. Banyak peneliti pemasaran justru khawatir kalau karakter ini cuma alat buat memanipulasi kepercayaan konsumen supaya mau membeli produk. Tapi Pimsy menunjukkan bahwa model yang berfokus pada kepercayaan dulu, urusan komersial bisa menyusul kemudian.
Kebutuhan terbesar di industri kesehatan untuk anak muda saat ini bukanlah informasi. Semua informasi sudah bisa didapatkan dengan gratis di Google dalam hitungan detik. Yang langka saat ini adalah kepercayaan, dan ruang yang tidak menghakimi untuk bertanya hal yang dianggap memalukan.
Ke depannya, semakin banyak merek dan pengembang teknologi yang akan mengikuti model ini. Bangun hubungan dengan audiens dulu, bentuk produk sesuai apa yang benar-benar dibutuhkan audiens, bukan sebaliknya. Model yang menempatkan kenyamanan dan batas sebagai bagian inti produk akan lebih diterima oleh generasi muda yang sudah muak dengan promosi agresif dan layanan yang berteknologi canggih tapi tidak memahami kebutuhan asli mereka.
System Akvile GmbH sendiri adalah perusahaan kesehatan kulit digital yang fokus pada cara Gen Z dan Gen Alpha berinteraksi dengan masalah kulit melalui perangkat lunak, karakter, dan percakapan. Perusahaan ini didirikan oleh Dr. Akvile Ignotaite dan platformnya sudah digunakan lebih dari satu juta pengguna di seluruh dunia. Untuk pertanyaan pers dapat menghubungi Gina Dunn di gina [at] systemakvile.com. Video pengenalan Pimsy bisa dilihat di https://youtube.com/watch?v=oVhWIpE6NMk
Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut.
Sektor: Top Story, Daily News
SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.
