Genre Horor Laut Hollywood Sudah Mati? Film Absurd Ini Siap Bangkitin Lagi
(SeaPRwire) –
By: Christian Pierce
Genre horor survival laut Hollywood sudah kehabisan ide baru.
Banyak film cuma mengulangi formula lama yang sama tanpa inovasi.
Penonton sudah bosan melihat berbagai variasi ulang dari *Jaws*.
Genre ini sudah lama sering diasosiasikan dengan konten horor murahan.

Film baru berjudul Whalefall siap mengubah keadaan ini.
Film ini diangkat dari novel karya Daniel Kraus dengan judul yang sama.
Austin Abrams dari *Resident Evil* bermain sebagai Jay, penyelam yang mencari jenazah ayahnya.
Ayah Jay diperankan oleh aktor terkenal Josh Brolin.
Perjalanan pencarian berubah menjadi mimpi buruk ketika Jay terperangkap tentakel cumi-cumi raksasa.
Cumi-cumi itu kemudian tertelan oleh paus sperma yang tidak menyadari apa yang terjadi.
Paus sperma memiliki empat ruang lambung, yang memberi Jay sedikit waktu bertahan.
Jay cuma memiliki satu jam pasokan oksigen di tabung selamnya.
Ia harus mengandalkan pelajaran bertahan hidup dari ayahnya untuk keluar hidup-hidup.
Film ini digambarkan sebagai The Martian yang berlatar belakang bawah laut.
Ilmu pengetahuan dunia nyata menjadi bagian besar dari alur survival di film ini.
Whalefall akan tayang di seluruh bioskop pada 16 Oktober mendatang.
Permintaan penonton akan pengalaman horor yang segar masih sangat tinggi.
Hollywood terlalu sering memilih jalan aman dengan formula yang sudah terbukti.
Whalefall mengambil premis absurd tapi mengolahnya dengan logika masuk akal.
Pendekatan ini bisa mengembalikan teror mentah horor laut yang sudah lama hilang.
Jika film ini berhasil, industri akan dapat template baru untuk genre survival.
Author bio: Christian Pierce, kolomis senior analis industri hiburan yang fokus pada dinamika pasar film global.
