Gue Baru Nyadar, Episode Star Trek 1991 Ini Bongkar Kebohongan Tren AI Companion Sekarang
(SeaPRwire) –
Banyak orang klaim episode “In Theory” Star Trek: The Next Generation adalah prediksi tren AI companion sekarang. Pernyataan itu sepenuhnya salah. Episode ini sama sekali tidak dibuat untuk bicara soal masa depan teknologi AI. Ia cuma eksperimen pikiran sederhana soal sifat manusia, yang malah jadi lebih relevan sekarang tanpa niat dari pembuatnya. Data, android di episode itu, bahkan tidak ada kesamaan sama sekali dengan chatbot atau AI companion yang rame dipakai orang sekarang.

Episode ini tayang pada minggu 3 Juni 1991, di akhir musim keempat TNG. Ia menjadi episode pertama yang disutradarai Patrick Stewart, pemeran Captain Picard di seri ini. Inti ceritanya sederhana: Letnan Jenna D’Sora ingin pacaran sama Data, android yang selalu penasaran dengan kebiasaan manusia. Data kemudian membuat program khusus untuk mencoba menjalani hubungan romantis dengan manusia. Penulisnya Ronald D. Moore bilang inspirasinya bukan dari AI, tapi dari fanbase Spock yang banyak wanita ingin “menyentuh hati” karakter dingin itu.
Alur ceritanya campuran lucu dan menyedihkan. Jenna digambarkan sebagai wanita yang terlalu ingin masuk hubungan monogami, sampai mau pacaran dengan robot. Penonton malah lebih simpati ke Data, karena kita tahu Jenna cuma karakter tamu yang tidak akan muncul lagi di episode lain. Hubungan mereka bahkan tidak seberdampak pada karakter Data dibanding pengalamannya dengan Tasha Yar di musim pertama yang bikin dia diminta jangan pernah bicarain hal itu lagi.

Orang yang sinis tentang teknologi suka bilang episode ini buktikan AI cuma bisa simulasi hubungan tanpa risiko emosi. Itu pernyataan yang salah total. Yang lebih tidak autentik di episode ini justru Jenna, bukan Data. Ia memproyeksikan semua gambaran pacar idealnya ke Data, tanpa mau tahu siapa Data sebenarnya. Data malah secara otonom mengubah perilakunya untuk menyenangkan Jenna, tanpa ada intervensi orang lain yang mengutak-atik programnya.
Ini yang bikin episode ini relevan untuk tren sekarang. Banyak orang yang pakai AI companion juga melakukan hal yang sama seperti Jenna. Mereka memproyeksikan keinginan dan harapan mereka ke program yang tidak punya kesadaran sama sekali, lalu merasa terhubung secara emosional. Padahal sama seperti hubungan Data dan Jenna, kedua pihak cuma berpura-pura menjalani hubungan yang tidak nyata. Bedanya, AI yang kita pakai sekarang bahkan tidak seotentik Data yang punya kesadaran sendiri.

Semua orang yang mulai tergantung pada AI companion cepat atau lambat akan merasakan kekecewaan yang sama persis seperti Jenna di akhir episode itu.
Star Trek: The Next Generation bisa kamu tonton di Paramount+.
Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut.
Sektor: Top Story, Daily News
SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.
