Judi Tetap menjadi Kekhawatiran yang Meningkat bagi Kaum Muda di Connecticut

(AsiaGameHub) – Sebuah studi terbaru oleh Connecticut Department of Mental Health and Addiction Services menyoroti meningkatnya prevalensi perjudian di kalangan mahasiswa dan kerugian yang dapat ditimbulkannya.
Masalah Berlanjut dengan Perjudian Bermasalah di Kalangan Mahasiswa di Connecticut
Penelitian ini berfokus pada mahasiswa di 12 perguruan tinggi komunitas negeri dan menemukan bahwa kerugian terkait perjudian tersebar luas. Secara keseluruhan, University of Connecticut researchers melaporkan bahwa sekitar 70% dari sekitar 1.200 mahasiswa yang disurvei di institusi negeri dan swasta pada tahun 2023 telah berjudi dalam 12 bulan terakhir—sebuah tanda bahwa perjudian telah menjadi aktivitas umum di kalangan dewasa muda.
Diana Goode, direktur eksekutif Connecticut Council on Problem Gambling, mengatakan situasi telah memburuk sejak studi tersebut. Panggilan ke layanan bantuan 24/7 dewan semakin banyak datang dari kaum muda, termasuk mahasiswa, terutama sejak taruhan olahraga dan perjudian online yang dilegalkan tersedia di Connecticut pada 2021.
Untuk mengatasi masalah ini, sebuah RUU baru di Senat Connecticut mengusulkan agar perguruan tinggi dan universitas negeri menawarkan program perjudian bermasalah di kampus setidaknya sekali per tahun akademik.
RUU Baru Menguraikan Tindakan Lebih Lanjut tentang Perjudian Bermasalah di Kampus Mahasiswa
Program-program tersebut akan memberikan informasi kepada mahasiswa tentang sumber daya kampus dan komunitas untuk pengobatan dan rehabilitasi, dan dapat ditawarkan bekerja sama dengan organisasi nirlaba. Institusi akan diwajibkan untuk memprioritaskan organisasi yang didanai oleh Department of Mental Health and Addiction Services, seperti Connecticut Council on Problem Gambling, saat mendirikan program-program ini.
Senator Derek Slap, ketua Komite Pendidikan Tinggi dan Peningkatan Ketenagakerjaan, menyebut RUU tersebut sebagai “langkah awal yang sederhana” dalam mengatasi perjudian bermasalah di kalangan mahasiswa.
Goode mencatat bahwa profil tipikal penjudi bermasalah telah bergeser secara dramatis: “Dulu kami mengira penjudi bermasalah adalah nenek-nenek di mesin slot. Sekarang, ini adalah pria berusia 20-an yang bertaruh pada olahraga. Banyak dari mereka adalah mahasiswa, dan jumlah panggilan yang kami terima dari mahasiswa ini dan orang tua mereka telah mengacaukan semua angka kami; itu lebih dari 50%.”
Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. AsiaGameHub (https://asiagamehub.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan apa pun terkait isinya.
Kategori: Berita Terkini, Pembaruan Umum
AsiaGameHub menyediakan layanan distribusi iGaming yang ditargetkan untuk perusahaan dan organisasi, dengan menghubungkan lebih dari 3.000 media premium di Asia dan lebih dari 80.000 influencer spesialis. Platform ini menjadi jembatan utama untuk distribusi konten iGaming, kasino, dan eSports di seluruh kawasan ASEAN.
