Korea Selatan Akan Menentukan Apakah Penawaran Polymarket Sah atau Tidak

(AsiaGameHub) – Pertumbuhan pasar prediksi yang tak terbantahkan telah menarik perhatian otoritas Korea Selatan, yang sekarang akan meninjau platform Polymarket untuk menentukan apakah produknya melanggar hukum lokal.
Korea Selatan Akan Menyelidiki Platform Pasar Prediksi
Korea Communications Standards Commission telah memulai tinjauan terhadap platform kontrak acara terkemuka Polymarket untuk melihat apakah layanannya termasuk perjudian menurut hukum lokal. Tinjauan ini dilakukan sebagai tanggapan atas keluhan terkait platform tersebut.
Sebagai konteks, operator pasar prediksi menegaskan bahwa produk yang mereka tawarkan tidak termasuk perjudian karena berbagai faktor, termasuk sifat peer-to-peer mereka. Alih-alih bermain melawan rumah (platform), pemain berdagang saham hasil acara satu sama lain, dengan platform mengambil potongan dari pembelian saham.
Format ini telah menjadi poin perselisihan utama, terutama di Amerika Utara. Sementara itu, di Korea Selatan, Communications Standards Commission akan memeriksa masalah ini dengan cermat dan juga akan melihat kasus regulasi asing untuk menentukan apakah Polymarket melanggar hukum perjudian lokal.
Sebagai konteks, Polymarket tidak hanya tersedia di Korea Selatan tetapi juga memiliki layanan dalam bahasa lokal dan secara aktif menargetkan pelanggan lokal.
Penyelidikan Korea Selatan ini terjadi di tengah kekhawatiran yang lebih luas tentang perjudian dan perjudian di bawah umur di negara tersebut.
Pasar Prediksi: Poin Perselisihan di Skala Global
Sementara itu, Polymarket terus menghadapi hambatan regulasi di pasar lain juga, termasuk AS, di mana pasar prediksi telah menjadi masalah yang sangat memecah belah. Meskipun operator kontrak acara terus menegaskan bahwa produk mereka bukan perjudian, regulator, otoritas suku, dan beberapa pemangku kepentingan industri perjudian memiliki pendapat berbeda.
Salah satu keluhan utama terhadap sektor ini adalah bahwa ia menghindari regulasi perjudian lokal karena pasar prediksi tidak diatur oleh regulator perjudian lokal, tetapi oleh Commodity Futures Trading Commission, yang memungkinkan mereka beroperasi di semua 50 negara bagian. Masalah utama lainnya adalah kekhawatiran tentang insider trading.
Meskipun beberapa negara bagian telah mengambil tindakan terhadap pasar prediksi, ini hanya memicu gugatan oleh CFTC.
Di luar AS, beberapa pasar telah menyatakan Polymarket sebagai platform perjudian ilegal dan mengambil tindakan untuk mencegahnya menawarkan produknya secara lokal. Ini termasuk Australia, Argentina, Brasil, Prancis, Jerman, India, Italia, Selandia Baru, Singapura, Thailand, dan Ukraina.
Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. AsiaGameHub (https://asiagamehub.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan apa pun terkait isinya.
Kategori: Berita Terkini, Pembaruan Umum
AsiaGameHub menyediakan layanan distribusi iGaming yang ditargetkan untuk perusahaan dan organisasi, dengan menghubungkan lebih dari 3.000 media premium di Asia dan lebih dari 80.000 influencer spesialis. Platform ini menjadi jembatan utama untuk distribusi konten iGaming, kasino, dan eSports di seluruh kawasan ASEAN.
