Macquarie optimis pada iGaming AS seiring pendapatan sektör melambung

(AsiaGameHub) – Perusahaan jasa keuangan Macquarie telah menyatakan kepercayaan yang kuat terhadap sektor iGaming AS, dengan mengutip kinerjanya yang solid di tengah masa yang kurang menguntungkan bagi taruhan olahraga.
Industri iGaming Berada dalam Posisi yang Baik
Macquarie menyatakan bahwa kasino online AS sedang mengalami peningkatan, meskipun jangkauannya masih terbatas dibandingkan taruhan olahraga. Walaupun lebih dari separuh negara bagian kini menawarkan setidaknya satu bentuk taruhan, hanya segelintir negara bagian yang telah memperkenalkan iGaming sejauh ini.
Hasil terbaru menunjukkan bahwa angka EBITDA keseluruhan sektor perjudian online pada Kuartal I melebihi ekspektasi sebesar 9%, yang menunjukkan industri yang sehat dan terus tumbuh. Namun, data lebih lanjut mengungkapkan bahwa pertumbuhan iGaming melampaui pertumbuhan taruhan olahraga, memperlihatkan disparitas di antara para operator.
Macquarie menunjuk Rush Street Interactive (RSI) sebagai salah satu perusahaan dengan kinerja terbaik, dengan menyebutkan bahwa EBITDA-nya melebihi ekspektasi sebelumnya sebesar 25%. Hal ini mendorong perusahaan tersebut merevisi proyeksi tahun 2026 dan menaikkan estimasi EBITDA sebesar 9%. Di sisi lain, Super Group melebihi ekspektasi sebesar 5% dan meningkatkan proyeksinya sebesar 1%.
Di saat yang sama, para raksasa sportsbook seperti DraftKings dan Flutter (FanDuel) terpaksa menurunkan proyeksi EBITDA mereka untuk tahun ini.
Menurut Macquarie, disparitas tersebut disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk tantangan yang dihadapi oleh sportsbook akibat sektor pasar prediksi. Selain itu, Macquarie juga menyebut volatilitas yang melekat pada taruhan sebagai alasan tambahan.
Pakar juga mencatat bahwa perbedaan tersebut mencerminkan pertumbuhan struktural yang lebih kuat dan visibilitas mara yang lebih baik di kalangan perusahaan iGaming.
Data Menunjukkan Ketidaksesuaian antara Perubahan Proyeksi dan Pergerakan Harga Saham
Di sela-sela itu, Macquarie menambahkan bahwa hasil terbaru menunjukkan bahwa sedikit underperform dapat berdampak tidak sebanding terhadap harga saham sebuah perusahaan. Perusahaan tersebut mencontohkan Sportradar, yang sahamnya anjlok 23%, meskipun proyeksi EBITDA-nya hanya turun 1%.
Sebaliknya, overperform cenderung mendorong kepercayaan investor, terbukti oleh RSI, di mana pertumbuhan EBITDA 2026 yang diproyeksikan sebesar 9% memicu kenaikan harga saham sebesar 22%.
Akan tetapi, Macquarie menyebutkan bahwa ketidaksesuaian yang terlihat antara harga saham dan proyeksi tersebut tidak hanya disebabkan oleh perubahan pendapatan yang diproyeksikan, tetapi juga didasarkan pada berbagai faktor lain.
Dalam hal apa pun, Macquarie tetap memandang RSI dengan pandangan positif dan menaikkan target harga perusahaan tersebut menjadi $30.
Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. AsiaGameHub (https://asiagamehub.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan apa pun terkait isinya.
Kategori: Berita Terkini, Pembaruan Umum
AsiaGameHub menyediakan layanan distribusi iGaming yang ditargetkan untuk perusahaan dan organisasi, dengan menghubungkan lebih dari 3.000 media premium di Asia dan lebih dari 80.000 influencer spesialis. Platform ini menjadi jembatan utama untuk distribusi konten iGaming, kasino, dan eSports di seluruh kawasan ASEAN.
