Putusan Pengadilan Inggris Mendukung Spribe dalam Perdebatan Hukum Melawan Aviator

(AsiaGameHub) –   Ada perkembangan baru yang penting dalam bentrokan hukum antara perusahaan game crash Spribe dan Aviator LLC. Sementara kasus ini berlangsung di Inggris selama berbulan-bulan, seorang hakim pengadilan tinggi telah memutuskan bahwa faktor-faktor tertentu terkait kasus ini bergantung pada hukum asing.

Ini secara efektif merupakan kemenangan prosedural untuk Spribe.

Aviator LLC Mengklaim Spribe Melanggar Hak Kekayaan Intelektualnya 

Spribe dan Aviator LLC telah terlibat dalam bentrokan hukum selama cukup lama, dengan pihak kedua bersikeras bahwa Spribe mengklaim merek dagang milik Aviator LLC yang dimiliki oleh pengusaha Georgia Temur Ugulava’s .

Klaim pelanggaran ini terkait dengan game crash populer Aviator milik Spribe, di mana pemain harus menguangkan kemenangan sebelum pesawat terbang menjauh. Konsep yang sederhana namun menarik ini telah memikat jutaan pemain di seluruh dunia, mengubah bentrokan hukum ini menjadi pertarungan yang sangat penting.

Spribe dengan tegas menolak tuduhan bahwa mereka menyalin merek dagang Aviator. Sebelumnya, Spribe telah mendapatkan injunksi sementara terhadap Aviator LLC.

Hakim Tappin Tidak Mengizinkan Aviator Mengisolasi Masalah Kepemilikan

Pada 22 Mei, wakil hakim Michael Tappin KC memutuskan bahwa putusan sebelumnya dari pengadilan Georgia harus dinilai, karena klaim Aviator LLC tidak hanya terkait dengan Inggris, tetapi juga beberapa negara penandatangan Konvensi Berne.

Ini merupakan kemenangan besar bagi Spribe, karena Aviator LLC bersikeras bahwa hukum Inggris harus menentukan apakah putusan pengadilan Georgia sebelumnya membuat estoppel masalah yang mengikat. Namun, hakim menyatakan bahwa hukum Uni Eropa tetap merupakan bagian dari hukum Inggris, yang berarti pengadilan harus mematuhi hukum setiap negara di mana perlindungan hak cipta diklaim.

Selain itu, hakim Tappin menolak upaya Aviator LLC untuk memulai sidang pendahuluan dan mempercepat penanganan masalah kepemilikan. Ia membenarkan keputusannya dengan fakta bahwa masalah ini terkait dengan fakta yang disengketakan dan hukum Georgia, sehingga tidak dapat diisolasi dari kasus secara keseluruhan.

Tappin tidak berkomentar mengenai kepemilikan dan pelanggaran hak cipta. Masalah-masalah ini akan dinilai pada sidang penuh nanti.

Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. AsiaGameHub (https://asiagamehub.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan apa pun terkait isinya.

Kategori: Berita Terkini, Pembaruan Umum

AsiaGameHub menyediakan layanan distribusi iGaming yang ditargetkan untuk perusahaan dan organisasi, dengan menghubungkan lebih dari 3.000 media premium di Asia dan lebih dari 80.000 influencer spesialis. Platform ini menjadi jembatan utama untuk distribusi konten iGaming, kasino, dan eSports di seluruh kawasan ASEAN.