The Star Sydney Denda $7,2 Juta karena Pelanggaran Kepatuhan

(AsiaGameHub) –   Industri kasino Australia menghadapi pengawasan yang diperketat setelah regulator menjatuhkan denda jutaan dolar kepada The Star Sydney atas serangkaian kegagalan kepatuhan terkait praktik perjudian dan pengendalian kejahatan keuangan.

Kasino Diperintahkan untuk Menginvestasikan Jutaan Dolar untuk Peningkatan Sistem Deteksi Kejahatan

The New South Wales Independent Casino Commission (NICC) menjatuhkan denda total sebesar 10 juta AUD (7,2 juta dolar AS) kepada operator tersebut setelah penyelidikan berlangsung lama yang mengungkap pelanggaran luas selama beberapa tahun. Otoritas juga memerintahkan kasino untuk menyisihkan tambahan 5 juta AUD (3,6 juta dolar AS) guna meningkatkan sistemnya untuk mendeteksi dan mencegah aktivitas keuangan ilegal, seperti yang dilaporkan oleh media lokal The Advertiser.

Regulator menyatakan bahwa kasino telah mengizinkan para pengunjung berjudi dalam jangka waktu yang berlebihan pada beberapa kesempatan, terkadang lebih dari 36 jam berturut-turut. Praktik semacam itu, menurut temuan regulator, melanggar peraturan permainan yang bertanggung jawab yang dirancang untuk melindungi pelanggan dari bahaya. Namun dalam beberapa kejadian, orang yang secara resmi telah dilarang bisa masuk kembali ke area perjudian, yang menyoroti celah dalam prosedur penegakan peraturan.

Masalah besar lainnya adalah cara mengubah hadiah loyalitas menjadi uang tunai. Penyidik menemukan hampir 1.900 kasus penukaran poin yang memicu kekhawatiran kepatuhan selama periode lima tahun. Praktik semacam itu dapat meningkatkan risiko penyalahgunaan dan melemahkan mekanisme pengawasan, kata regulator.

Manajemen The Star Sydney Melanjutkan Perombakan Sistem Kepatuhan

Sebagian besar denda tersebut dikenakan akibat kegagalan dalam pemantauan kejahatan keuangan. Komisi menyatakan bahwa kasino tidak menilai profil risiko beberapa pelanggan dengan benar, seperti mereka yang mungkin terkait dengan pencucian uang atau pendanaan terorisme. Kekurangan ini bersifat sistemik dan menunjukkan adanya masalah struktural yang lebih dalam dalam struktur manajemen risiko operator.

Banyak dari pelanggaran tersebut terjadi sebelum reformasi terbaru dan perubahan kepemimpinan diterapkan, kata pejabat. Meskipun peningkatan tata kelola dan teknologi telah menunjukkan kemajuan, denda atas pelanggaran di masa lalu masih diperlukan dan akan dikenakan secara signifikan, kata regulator. Komisi juga menekankan pentingnya penegakan peraturan yang ketat untuk memastikan kasino tidak rentan terhadap eksploitasi kriminal.

Lisensi The Star Sydney masih ditangguhkan, dan operasionalnya dijalankan di bawah pengawasan manajer yang ditunjuk oleh pemerintah. Perusahaan diberikan waktu hingga pertengahan 2027 untuk membayar denda secara angsuran sambil melanjutkan upayanya merombak sistem kepatuhan.

Pimpinan perusahaan menanggapi bahwa mereka bekerja sama dengan otoritas dan berinvestasi pada alat pemantauan yang lebih baik. Manajemen menyatakan bahwa banyak dari pelanggaran berasal dari periode masa lalu dan yakin reformasi yang sedang berlangsung akan menghasilkan hasil yang lebih baik. Langkah ini diambil saat operator menghadapi tekanan yang semakin besar dan tantangan hukum serta peraturan yang timbul dari perilaku masa lalunya.

Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. AsiaGameHub (https://asiagamehub.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan apa pun terkait isinya.

Kategori: Berita Terkini, Pembaruan Umum

AsiaGameHub menyediakan layanan distribusi iGaming yang ditargetkan untuk perusahaan dan organisasi, dengan menghubungkan lebih dari 3.000 media premium di Asia dan lebih dari 80.000 influencer spesialis. Platform ini menjadi jembatan utama untuk distribusi konten iGaming, kasino, dan eSports di seluruh kawasan ASEAN.