Deal US-Iran: Di Balik Pernyataan Trump, Ada Permainan Geopolitik yang Lebih Dalam

(SeaPRwire) – By: Julian Holbrooke
Perjanjian damai AS-Iran yang diumumkan Donald Trump bukan sekadar langkah diplomasi biasa. Ini adalah manuver strategis yang mengungkap ketegangan tersembunyi di Timur Tengah. Pernyataan “selesai sekarang” dari Trump terdengar seperti kemenangan, tetapi realitasnya jauh lebih kompleks.
Dokumen resmi menyebut penutupan operasi militer dan pembukaan kembali Selat Hormuz. Namun, fokus pada jalur minyak ini mengabaikan inti masalah: program nuklir Iran. Perjanjian ini hanya menunda konflik, bukan menyelesaikannya. Israel tetap khawatir, sementara Iran menuntut jaminan keamanan.
Mediasi Pakistan menjadi kunci, tetapi peran mereka tidak sepenuhnya transparan. Penandatanganan di Swiss Jumat depan akan menjadi ujian nyata. Apakah kedua pihak benar-benar berkomitmen, atau ini hanya taktik untuk mendapatkan waktu? Sejarah menunjukkan bahwa perjanjian semacam ini sering kali rapuh.
Geopolitik global sedang bergeser. AS mencoba mengurangi keterlibatan militer, sementara Iran mencari ruang bernapas. Namun, tanpa resolusi masalah nuklir, ketegangan akan tetap ada. Perjanjian ini bukan akhir, melainkan babak baru dalam permainan kekuatan yang lebih besar.
Author bio: Julian Holbrooke, analis hubungan internasional berpengalaman yang sering menulis untuk surat kabar utama Eropa, fokus pada dinamika geopolitik Timur Tengah dan strategi keamanan global.
