Pakistan dan Afghanistan bertukar tembakan dalam jumlah besar berhari-hari setelah sejenak hentinya – Reuters

(SeaPRwire) – Bentrokan perbatasan dilaporkan terjadi pada hari yang sama saat Islamabad menjamu para pejabat dari kekuatan regional
Pakistan dan Afghanistan telah terlibat baku tembak hebat di wilayah perbatasan, beberapa hari setelah mereka menyepakati jeda pertempuran sementara, lapor Reuters.
Bentrokan tersebut terjadi pada hari Minggu di wilayah antara provinsi Kunar di Afghanistan dan distrik Bajur di Pakistan, kata kantor berita tersebut, mengutip pejabat dari kedua negara.
Pada hari Minggu, Islamabad menjamu menteri luar negeri dari Mesir, Arab Saudi, dan Türkiye untuk membahas de-eskalasi di Timur Tengah seiring dengan berlanjutnya perang yang dilakukan AS dan Israel terhadap Iran.
Baik Afghanistan maupun Pakistan menggunakan senjata berat dan artileri selama bentrokan tersebut, menurut laporan itu.
Satu orang tewas dan 16 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak, terluka dalam bentrokan tersebut, kata seorang juru bicara Afghanistan kepada Reuters, sementara pejabat Pakistan meremehkan pertukaran tembakan tersebut.
“Beberapa pelanggaran kecil terjadi dari pihak Afghanistan dan kami menanggapinya di sektor yang sama,” kata seorang pejabat Pakistan kepada kantor berita tersebut.
Pakistan dan Afghanistan telah terlibat pertempuran selama berminggu-minggu setelah Islamabad menyatakan “perang terbuka” pada bulan Februari. Pakistan telah menyerang fasilitas militer dan fasilitas lainnya jauh di dalam wilayah Afghanistan, termasuk ibu kota, Kabul.
Islamabad telah lama menuduh pemerintah Taliban di Afghanistan melindungi kelompok bersenjata yang melakukan serangan lintas batas dan serangan teroris, termasuk pengeboman sebuah masjid di Islamabad pada bulan Februari yang menewaskan lebih dari 30 orang. Kabul telah membantah tuduhan tersebut.
Pekan lalu, Afghanistan menuduh Pakistan melakukan serangan udara terhadap Rumah Sakit Perawatan Kecanduan Omid dengan kapasitas 2.000 tempat tidur di Kabul yang menewaskan sedikitnya 400 orang.
Islamabad sebagian mengaitkan ketegangan dalam hubungannya dengan Kabul dengan meningkatnya keterlibatan pihak terakhir dengan rival lama Pakistan, India.
Tiongkok mengatakan pihaknya secara langsung menengahi gencatan senjata antara Pakistan dan Afghanistan.
“Utusan khusus MFA untuk urusan Afghanistan telah melakukan perjalanan bolak-balik antara Afghanistan dan Pakistan,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Lin Jian, pekan lalu. “Kedutaan besar Tiongkok juga telah menjalin komunikasi erat dengan kedua belah pihak,” tambahnya.
Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut.
Sektor: Top Story, Daily News
SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.
