Organisasi HAM Soroti Kamboja atas Perpanjangan Lisensi Kasino yang Terkait dengan Penipuan

(AsiaGameHub) – Amnesty International, sebuah organisasi yang memperjuangkan hak asasi manusia di seluruh dunia, tidak setuju dengan keputusan Kamboja untuk menerbitkan kembali lisensi kepada beberapa kasino yang diyakini memiliki kaitan dengan kejahatan berat dan pusat penipuan.
Kasus Pelanggaran Hak Asasi Manusia yang Terdokumentasi Menunjukkan Beberapa Kasino Terkait dengan Kejahatan
Berita ini muncul beberapa bulan setelah keputusan Commercial Gambling Management Commission’s (CGMC) Kamboja untuk memperbarui lisensi beberapa kasino. Ini termasuk kasino Crown di Bavet, Chrey Thum, dan Poipet, serta Majestic Two dan Majestic Hotel & Casino di Sihanoukville.
Dalam rilisnya, Amnesty International menuduh bahwa beberapa kasino di Kamboja mungkin memiliki kaitan dengan pusat penipuan yang telah melakukan pelanggaran hak asasi manusia yang berat, seperti perdagangan manusia, kerja paksa, pekerja anak, dan penyiksaan. Pemilik salah satu kasino di Sihanoukville, misalnya, baru-baru ini dijatuhi berbagai dakwaan.
Amnesty International mendapatkan informasi tentang beberapa pelanggaran tersebut dari para penyintas pusat penipuan yang disebutkan di atas dan berhasil mengonfirmasi beberapa lokasi pusat tersebut. Ternyata, para penyintas yang dimaksud dikurung di kompleks Crown Resorts di Poipet dan dipaksa untuk membantu operasi ilegal.
Kesaksian dari penyintas lainnya juga melibatkan kasino lain yang terlibat dalam operasi serupa.
Pemerintah Harus Menyelidiki Masalah Ini, Kata Amnesty
Amnesty International menekankan bahwa properti yang mencurigakan tersebut mendapatkan pembaruan lisensi pada saat negara tersebut sedang melakukan tindakan keras terhadap pusat penipuan. Organisasi tersebut mencatat bahwa keputusan untuk memperbarui lisensi properti tersebut dapat melegitimasi perusahaan yang terkait dengan kejahatan terorganisir.
Amnesty International kini mendesak pihak berwenang untuk menjelaskan mengapa mereka memutuskan untuk memperbarui lisensi kasino dengan kaitan terdokumentasi terhadap perdagangan manusia dan mengatakan bahwa setiap hari kasino-kasino ini tetap berlisensi adalah hari lain di mana para tamu di tempat-tempat ini berisiko diperbudak.
Montse Ferrer, direktur ko-regional interim Amnesty International untuk Asia Timur dan Tenggara serta Pasifik, mengatakan bahwa banyaknya dokumentasi yang menuduh bahwa banyak kasino di Kamboja telah dikaitkan dengan pelanggaran hak asasi manusia sangat mengkhawatirkan dan menuntut penyelidikan segera di setiap tingkat rantai korporasi.
Ferrer menambahkan bahwa Kamboja harus segera menangguhkan lisensi kasino dan menyelidiki kasino-kasino yang bersangkutan.
Laporan sebelumnya oleh Amnesty International mengidentifikasi puluhan kompleks penipuan di seluruh negeri, yang memicu tindakan keras secara menyeluruh. Organisasi tersebut berharap laporan terbarunya akan memberikan dampak yang serupa.
Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. AsiaGameHub (https://asiagamehub.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan apa pun terkait isinya.
Kategori: Berita Terkini, Pembaruan Umum
AsiaGameHub menyediakan layanan distribusi iGaming yang ditargetkan untuk perusahaan dan organisasi, dengan menghubungkan lebih dari 3.000 media premium di Asia dan lebih dari 80.000 influencer spesialis. Platform ini menjadi jembatan utama untuk distribusi konten iGaming, kasino, dan eSports di seluruh kawasan ASEAN.
