Resorts World Sentosa Menerima Surat Teguran dari Badan Pengawas Perjudian Singapura

(AsiaGameHub) –   Otoritas Regulasi Judi Singapura (GRA) telah mengeluarkan surat teguran kepada operator resor kasino Resorts World Sentosa, mengutip kelalaian terkait kontrol internalnya.

GRA Mengeluarkan Surat Teguran kepada Resorts World Sentosa

Menurut regulator, Resorts World Sentosa tidak menerapkan kontrol internal wajib yang telah disetujui oleh otoritas berdasarkan Peraturan Kontrol Kasino (Kontrol Internal) 2013. Klifikasi telah diminta mengenai masalah kontrol internal spesifik apa yang disebutkan dalam pemberitahuan penegakan hukum. Namun, GRA belum mengumumkan detail lebih lanjut tentang kasus ini.

Menariknya, GRA, yang memiliki CEO baru sejak bulan lalu, belum melakukan banyak tindakan penegakan hukum akhir-akhir ini. Faktanya, surat teguran ini adalah satu-satunya tindakan penegakan hukum yang dipublikasikan oleh regulator pada tahun keuangan 2026. Situs web regulator menunjukkan bahwa tidak ada operator perjudian yang dikenakan denda finansial atau tindakan disiplin lainnya selama periode pelaporan 12 bulan.

Ini sebenarnya merupakan pergeseran dari Tahun Keuangan 2025, ketika otoritas mengeluarkan total denda sebesar SGD 275.000 (sekitar $215.000) terhadap tiga operator perjudian di Singapura. Salah satu operator yang dikenakan denda adalah Marina Bay Sands Pte Ltd, operator kasino Marina Bay Sands, yang menerima denda sebesar SGD 100.000 (kira-kira $78.000). Sementara itu, Singapore Pools, operator lotere dan taruhan olahraga legal tunggal di negara kota ini, juga dikenakan denda SGD 100.000 ($78.000). 

Ini Bukan Penalty Pertama Resorts World Sentosa

Namun, Resorts World at Sentosa Pte Ltd juga menghadapi tindakan penegakan hukum selama FY2025.

Pada tahun keuangan sebelumnya, operator kasino ini dikenakan denda sebesar SGD 75.000 ($58.700) berdasarkan Peraturan 3 dari Peraturan Kontrol Kasino (Iklan) 2010. Regulator menyatakan bahwa operator tidak melakukan atau menawarkan promosi kasino sesuai dengan persetujuan yang dikeluarkan oleh otoritas. Denda itu secara khusus terkait dengan aktivitas iklan dan promosi dalam bisnis kasino. Sebaliknya, teguran terbaru ini terkait dengan persyaratan kontrol internal di bawah kerangka regulasi kasino Singapura.

Singapura memberlakukan salah satu kerangka regulasi paling ketat di Asia untuk operasi kasino. Operator berlisensi harus mematuhi persyaratan komprehensif yang mengatur prosedur perjudian, kontrol anti-pencucian uang, kewajiban perjudian bertanggung jawab, dan standar operasional yang lebih luas. 

Industri kasino negara ini saat ini terstruktur sebagai duopoli, yang terdiri dari Resorts World Sentosa dan Marina Bay Sands. Kedua resor terintegrasi ini adalah kontributor utama bagi industri pariwisata Singapura dan sektor perjudiannya yang lebih luas.

Singapura tidak hanya mengawasi kasino-kasino nya dengan ketat, tetapi juga sektor lain yang dianggap sebagai jenis perjudian. Misalnya, baru-baru ini, paket kartu perdagangan (trading card packs) akan masuk ke bawah kontrol negara karena Singapura sedang menyusun aturan baru mengenai barang koleksi ini, yang memiliki tingkat kemungkinan (chance) tertentu.

Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. AsiaGameHub (https://asiagamehub.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan apa pun terkait isinya.

Kategori: Berita Terkini, Pembaruan Umum

AsiaGameHub menyediakan layanan distribusi iGaming yang ditargetkan untuk perusahaan dan organisasi, dengan menghubungkan lebih dari 3.000 media premium di Asia dan lebih dari 80.000 influencer spesialis. Platform ini menjadi jembatan utama untuk distribusi konten iGaming, kasino, dan eSports di seluruh kawasan ASEAN.