Rugi-Rugi Miliaran dari Hedge Fund yang Menjual Singkapan Raksasa Industur Perjudian

(AsiaGameHub) – Penjual saham kosong telah menargetkan beberapa nama terbesar di industri perjudian karena dana lindung nilai terus bertaruh melawan saham perjudian. Data dari S3 Partners menunjukkan bahwa para pedagang yang bertaruh pada penurunan harga saham telah mengumpulkan keuntungan diperkirakan $2,3 miliar pada tahun 2026 saja. Sebagian besar keuntungan tersebut berasal dari posisi melawan Flutter Entertainment, DraftKings, dan Entain.
Platform Prediksi Menghadirkan Tantangan yang Meningkat
Menurut laporan Financial Times baru-baru ini, Flutter, perusahaan taruhan yang diperdagangkan secara publik terbesar di dunia, telah mengalami pukulan terberat. Sejak Januari, harga sahamnya telah turun lebih dari setengahnya, yang berarti keuntungan sekitar $2 miliar bagi penjual saham kosong. Saham DraftKings juga mengalami kesulitan, turun sekitar 30%, sementara Entain mengalami penurunan serupa dalam perdagangan di London.
Meskipun penurunan ini tidak dapat dijelaskan oleh satu alasan tunggal, semua operator menderita akibat ketidakpastian pasar yang lebih luas. Pasar prediksi telah berkembang pesat, menimbulkan ancaman langsung. Platform-platform ini, yang sering dibingkai sebagai bentuk baru perdagangan keuangan, menawarkan produk yang mirip dengan bandar taruhan olahraga. Namun, mereka tidak dibatasi oleh kerangka peraturan dan pajak tradisional.
Dinamika tersebut telah menimbulkan kekhawatiran bahwa operator yang sudah mapan dapat kehilangan pijakan di pasar yang mereka bantu ciptakan. Pergeseran ini sudah cukup untuk meredam sentimen investor, karena beberapa analis menggambarkan suasana di sekitar perusahaan taruhan yang berfokus pada AS sebagai pesimis. Selama ketidakpastian seperti itu tetap ada, saham-saham ini akan menghadapi tekanan yang berkelanjutan.
Beberapa Analis Tidak Begitu Pesimis
Tantangan yang berbeda muncul di seberang Atlantik. Di Inggris, pajak yang lebih tinggi atas produk taruhan online dan kasino telah membebani operator. Entain telah mengambil biaya penurunan nilai yang substansial karena pungutan baru, sementara Flutter Entertainment telah memperingatkan bahwa pergeseran ini dapat menyebabkan pertumbuhan yang lebih lambat pada tahun 2026 dan seterusnya.
Sektor perjudian telah menjadi target yang menarik bagi dana lindung nilai karena kombinasi tekanan peraturan dan pergeseran perilaku konsumen. D. E. Shaw & Co. dan Two Sigma Investments telah menggandakan posisi jual mereka pada Flutter. Yang lain, seperti Marshall Wace dan AQR Capital Management, telah membuat taruhan serupa di beberapa saham perjudian.
Namun, beberapa operator berkinerja lebih baik daripada yang lain. Saham di Evoke telah pulih, merugikan penjual saham kosong jutaan dolar. Beberapa analis, seperti Barry Jonas dari Truist Securities, percaya bahwa sentimen investor dapat bergeser ke arah yang berlawanan tergantung pada perkembangan peraturan. Ada juga indikasi awal stabilisasi di beberapa bagian sektor game, bahkan ketika kekhawatiran ekonomi yang lebih luas tetap ada.
Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. AsiaGameHub (https://asiagamehub.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan apa pun terkait isinya.
Kategori: Berita Terkini, Pembaruan Umum
AsiaGameHub menyediakan layanan distribusi iGaming yang ditargetkan untuk perusahaan dan organisasi, dengan menghubungkan lebih dari 3.000 media premium di Asia dan lebih dari 80.000 influencer spesialis. Platform ini menjadi jembatan utama untuk distribusi konten iGaming, kasino, dan eSports di seluruh kawasan ASEAN.
