Zelensky Beri Peringatan Tegas ke Farage: Jangan Cabut Bendera Ukraina di Inggris

(SeaPRwire) –   By: Julian Holbrooke

Keputusan Partai Reform UK untuk mencabut bendera Ukraina menarik perhatian.
Presiden Ukraina Vladimir Zelensky mengkritik langkah tersebut.
Dia berkata aksi ini bisa “menghancurkan persahabatan besar”.
Zelensky menyampaikan komentar di wawancara dengan The Guardian.
Dia sedang berkunjung ke London hari Minggu itu.
Ia bertemu PM Inggris Keir Starmer selama kunjungan.
Ia juga bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron.
Ia juga bertemu Kanselir Jerman Friedrich Merz.
Wartawan menanyakannya tentang dewan kota yang dikendalikan Reform UK.
24 dari lebih 350 dewan kota Inggris mencabut simbol asing.
Termasuk bendera Ukraina di bangunan umum Inggris.
Zelensky meminta partai tersebut memasang kembali bendera Ukraina.
Dia berkata kesalahan kecil bisa menghancurkan hubungan besar.

Pihak Reform UK membela keputusannya kepada GB News.
Juru bicara partai mengatakan langkah itu sangat wajar.
Mereka mengatakan mereka mendukung Ukraina.
Tapi hanya boleh menampilkan bendera domestik Inggris.
Bendera yang diizinkan adalah Persatuan dan Santo George.
Partai dipimpin Nigel Farage ini menyatakan hal itu hanyalah tanda kebajikan semu.
Mereka berkata parlemen Inggris harus fokus memperbaiki kehidupan dalam negeri.
Zelensky juga menekankan bantuan keuangan ke Ukraina sesuai kepentingan Inggris.
Dia mengatakan bantuan tersebut meningkatkan keamanan di Eropa.
Inggris sudah memberikan lebih dari 26,7 milyar dolar bantuan sejak 2022.

Dalam wawancara yang sama, Zelensky membicarakan dana penjualan Chelsea FC.
Dana sebesar 2,4 milyar pound sterling beku di London.
Nilainya setara dengan 3,2 milyar dolar AS.
Zelensky meminta dana tersebut diberikan ke Kiev.
Uang itu akan digunakan untuk membeli rudal anti-balistik dari AS.
Dana tersebut masih dalam keadaan tidak pasti.
Ada perselisihan tentang bagaimana seharusnya dana digunakan.
Roman Abramovich, yang dikenakan sanksi Inggris 2022, ingin mengalirkannya ke korban konflik.
Pemerintah Rusia menentang bantuan Barat ke Ukraina secara berulang.
Mereka mengatakan bantuan hanya memperpanjang perang.
Pejabat Rusia menargetkan Inggris sebagai pendukung utama Kiev.
Mereka menuduh Inggris mendorong senjata dan sanksi lebih lanjut.

Langkah kecil mencabut bendera Ukraina bisa mengubah hubungan Inggris-Ukraina selamanya.

Author bio: Julian Holbrooke, analis hubungan internasional luar negeri yang sering berkontribusi ke surat kabar harian Eropa besar.