Jigsaw Ternyata Punya Kakek Buyut: Bloober Team Bongkar “Prequel” Saw yang Bikin Pusing

By: TechVanguard

[Paragraph 1]
Bloober Team baru saja melakukan aksi vandalisme kanon yang cukup berani. Mereka tidak sekadar membuat game Saw baru. Mereka memotong 100 tahun mundur dari timeline film, menempatkan “Jigsaw” pertama di era Perang Dunia I. Ini bukan ekspansi lore. Ini adalah reset yang disengaja, sebuah cara licik untuk menghindari kekacauan kronologi sembilan film yang sudah ada.

[Paragraph 2]
Faktanya, game ini bernama *Saw: Genesis*. Diumumkan di Summer Games Fest. Pengembangnya adalah Bloober Team, studio Polandia di balik remake *Silent Hill 2* dan game Star Trek *Shadow Frontier*. Ini adalah game multiplayer asimetris. Tiga pemain harus lolos dari jebakan, sementara pemain keempat bertindak sebagai “The Judge” yang menyiapkannya. Format ini sudah sangat umum, mengikuti jejak *Dead by Daylight* dan *Friday the 13th*.

[Paragraph 3]
Yang membuat heboh adalah latarnya. Game ini terjadi seabad sebelum John Kramer menjadi Jigsaw. Karakter utamanya adalah “The Judge”, seorang veteran Perang Dunia I. Motivasinya sama: merehabilitasi manusia lewat jebakan maut. Dia punya boneka versi perempuan dari Billy the Puppet, dan asisten bermasker beruang, bukan babi. Ini adalah M.O. Jigsaw yang dipindahkan ke era 1920-an.

[Paragraph 4]
Strateginya jelas. Dengan menggeser cerita ke masa lalu yang jauh, Bloober bebas berkreasi tanpa harus tunduk pada kanon film yang sudah ruwet. Mereka juga terhindar dari konflik dengan film baru yang sedang dipersiapkan Blumhouse dan James Wan. Ini adalah langkah aman secara kreatif, sekaligus berisiko tinggi karena mengubah DNA waralaba yang sudah dikenal penggemar selama 20 tahun.

[Paragraph 5]
Namun, masalah sebenarnya bukan pada retcon ini. Industri game horor lisensi telah jenuh dengan formula multiplayer asimetris yang sering kali gagal memuaskan. *The Texas Chainsaw Massacre* dan *Evil Dead* adalah contoh yang kurang sukses. Tantangan terberat *Saw: Genesis* adalah melampaui “kutukan” genre ini. Apakah mekanisme jebakan yang interaktif bisa menjadi pembeda, atau hanya akan menjadi klon lain yang cepat dilupakan?

[Paragraph 6]
Game ini akan diuji bukan pada kesetiaan kanonnya, tetapi pada kemampuannya menghidupkan kembali sensasi horor interaktif yang telah lama hilang dari waralaba ini.

Bloober Team
In all fairness, serving in World War 1 would probably be enough to drive most people to extreme ends. | Bloober Team

(SeaPRwire) –   *Saw: Genesis* belum memiliki tanggal rilis.

Author bio: TechVanguard, seorang pemimpin opini teknologi dengan jutaan pengikut di X/Twitter, dikenal dengan analisisnya yang tajam dan prediksi tren gaming.