UKGC Akan Memperketat Pengawasan atas Lotre Ilegal

(AsiaGameHub) –   Society lotteries di Inggris telah mencetak rekor baru selama dua tahun berturut-turut, menghasilkan lebih dari GBP 1 miliar (sekitar $1,35 miliar) dalam Gross Gambling Yield (GGY). Namun, terlepas dari pertumbuhan sektor ini, Ian Angus, direktur kebijakan dari United Kingdom’s Gambling Commission (UKGC), mengatakan bahwa regulator akan menindak tegas lotere ilegal.

Lotere Ilegal Tumbuh Seiring dengan Lotere yang Sah

Menurut data dari UKGC’s Gambling Survey for Great Britain (GSGB), society lotteries telah menjadi bentuk perjudian paling populer kedua di negara tersebut. Antara Juli dan Oktober tahun lalu, sekitar 17% orang dewasa, atau sekitar 9 juta orang, berpartisipasi dalam society lottery. Hal ini menempatkan sektor tersebut di depan taruhan umum, yang menarik 10% orang dewasa, dan hanya berada di bawah National Lottery, yang mencapai 32%.

Meskipun sektor ini tumbuh, Angus memperingatkan bahwa operator ilegal terus menghadirkan risiko signifikan bagi konsumen. Jika dibiarkan, mereka juga dapat merusak reputasi organisasi amal yang sah. Sebagai tanggapan, UKGC meningkatkan upaya penegakan hukum dengan dukungan pendanaan dari Treasury sebesar GBP 26 juta (sekitar $35 juta) yang dialokasikan selama tiga tahun.

Menurut Angus, pendanaan tersebut akan memungkinkan regulator untuk mengotomatisasi proses-proses utama. Ini termasuk pemahaman yang lebih baik tentang struktur dan aktivitas pasar gelap serta pengembangan penilaian risiko nasional pertama di Inggris terkait perjudian ilegal. Mengingat bahwa pada awal tahun ini, UKGC melaporkan tahun 2025 memiliki reformasi yang memakan biaya, pendanaan baru tersebut akan sangat disambut baik oleh regulator.

Perlindungan Konsumen Tetap Menjadi Prioritas

Angus juga berbicara tentang perlindungan konsumen, merujuk pada laporan tahunan GSGB terbaru, yang menemukan bahwa 2,7% dari populasi orang dewasa mencetak skor 8 atau lebih pada Problem Gambling Severity Index. Meskipun society lotteries umumnya dianggap sebagai produk berisiko lebih rendah berdasarkan bukti statistik, Angus memperingatkan operator untuk tidak berpuas diri. Ia menekankan bahwa mereka yang paling rentan terhadap kerugian terkait perjudian sering kali berpartisipasi dalam berbagai jenis kegiatan perjudian.

Untuk membantu operator memenuhi persyaratan regulasi, Angus juga menarik perhatian pada layanan “Licence Support” yang baru diperkenalkan oleh regulator. Setelah program percontohan yang sukses pada tahun 2024, layanan ini resmi diluncurkan awal tahun ini, menawarkan operator titik kontak khusus untuk dukungan teknis, panduan regulasi, dan respons yang lebih cepat terhadap pertanyaan. Dalam berita lain mengenai UKGC, UK High Court memutuskan untuk memenangkan regulator dalam kasus senilai GBP 1,3 miliar ($1,77 miliar) yang terkait dengan pemberian lisensi National Lottery Inggris kepada Allwyn.

Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. AsiaGameHub (https://asiagamehub.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan apa pun terkait isinya.

Kategori: Berita Terkini, Pembaruan Umum

AsiaGameHub menyediakan layanan distribusi iGaming yang ditargetkan untuk perusahaan dan organisasi, dengan menghubungkan lebih dari 3.000 media premium di Asia dan lebih dari 80.000 influencer spesialis. Platform ini menjadi jembatan utama untuk distribusi konten iGaming, kasino, dan eSports di seluruh kawasan ASEAN.